Sample Feature Post 1 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 2 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 3 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Siapakah Wahabi ?
Bismillahirrahmanirrahim, Tulisan ini tidak bermaksud memecah-belah ummat atau menebarkan fitnah terhadap seorang yang dianggap Ulama atau dianggap berjasa terhadap Islam, tapi justru meluruskan siapa sebenarnya yang menjadi pemecah-belah ummat, dan menghancurkan Islam dari dalam atas nama Islam, dan agar jelas bagi siapa yang masih berada dalam ketidak-jelasan dan penuh dengan kesamaran, dan mengetuk pintu hati mereka yang selama ini hatinya tertutup dan menutupi dari kebenaran, hanya Allah yang maha tahu setiap isi hati, dan Allah pula-lah yang akan membalas setiap keburukan. innalillah wainna ilaihi raji’un.
kami awali tulisan ini dengan mengutip satu Sabda Rasulullah SAW berikut ini :
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ
“Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan”[Shahih Bukhari 2/33 no 1037]
Siapakah Wahabi ….?
Inilah yang banyak dipertanyakan, bahkan Wahabi pun ikut-ikutan bertanya siapakah Wahabi, agar tidak ketahuan belangnya, apakah Wahabi hanya nama fiktif …? apakah itu hanya tuduhan kuffar …? apakah itu fitnah musuh-musuh Tauhid …? pelecehan atau penghinaan …? atau ternyata itu benar adanya.
Sekte Wahabi [Wahabiyah] ini dinisbahkan kepada ajaran Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab an- Najdi. Lahir tahun 1115 H/1703 M dan wafat tahun 1206 H.
Syaikh Sulaiman ibnu Abdil Wahhab an-Najdi yakni saudara kandung Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab an- Najdi, tentu lebih tau tentang saudaranya tersebut dan menulis dua kitab tentangnya yaitu “As-Shawa’iqul Ilahiyah fi Raddi ‘ala Wahhabiyah” dan “Fashlul Khithab fi Raddi ‘ala Muhammad bin Abdil Wahhab”
Syaikh Sulaiman ini termasuk Ulama di masa itu, beliau mengatakan : “Sekarang, orang-orang telah ditimpa bala’ (bencana) dengan seorang yang mengaitkan dirinya dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, mempelajari ilmu tanpa menghiraukan siapapun yang menyelisihinya. Siapa yang menyelisihinya adalah kafir menurutnya, sementara ia tidak memiliki satu syarat pun dari syarat-syarat Ijtihad bahkan sepersepuluh syaratnya pun tidak ia miliki, tapi ajarannya diterima oleh orang bodoh”.
Lebih lanjut Syakh Sulaiman ibnu Abdil Wahhab membeberkan semua kebodohan saudara nya yang sangat ia khawatirkan itu, beliau berkata :
bahwa saudara nya itu cuma belajar sedikit ilmu agama dari beberapa gurunya termasuk ayahnya sendiri, dia gemar membaca kisah para pengaku kenabian, seperti Musailamah al-Kazzab, Sujah, Aswad al-’Ansi dan Thulaihah al-Asdi. Sejak ia belajar telah tampak gelagat penyimpangan besar, sehingga ayahnya dan para gurunya mengingatkan masyarakat akan bahaya penyimpangan Ibnu Abdil Wahhab. Mereka bertutur, “Anak ini akan tersesat dan akan menyesatkan banyak orang yang Allah sengsarakan dan jauhkan dari rahmat-Nya”.
Pada tahun 1143-H, Muhammad ibnu Abdil Wahhab menampakkan ajarannya kepada aliran baru, akan tetapi ayahnya bersama para masyaikh, guru-guru besar di sana [Huraimala’] berdiri tegak menghalau kesesatannya itu, Mereka menbongkar kebatilan ajaran Muhammad ibnu Abdil Wahhab, Ajarannya tidak diterima, sehingga ketika ayahnya wafat pada tahun 1153 H, ia mulai leluasa mendakwahi ajarannya. Ia mulai menyuarakan kembali ajarannya di kalangan para awam yang lugu dan tak tau banyak tentang agama, maka sekelompok orang awam menerima ajakannya dan mendukungnya, tapi karena kelahiran sekte sempalan ini, masyarakat di sana bangkit dan hampir saja membunuhnya [Ibnu Abdil Wahhab], Ia kembali ke kota ‘Uyainah [kota lahir nya]. Di sana ia mendekatkan diri kepada raja kota tersebut, ia menikah dengan saudara perempuan sang raja tersebut. Di sana ia memulai kembali menyeru kepada bid’ah yang ia cetuskan itu, tetapi tidak lama kemudian, masyarakat ‘Uyainah keberatan dengan ajarannya, mereka mengusirnya dari kota tersebut, Ia pergi meninggalkan ‘Uyainah menuju Dir’iyyah (sebelah timur kota Najd), sebuah daerah yang dahulu ditinggali oleh Musailamah al kazzab yang mengaku-ngaku sebagai nabi itu,
Di kota tersebut, ia mendapat dukungan dari rajanya yaitu Muhammad ibn Sa’ud, dan masyarakat di sana menyambut ajarannya dengan hangat, demikian penuturan dari saudara kandung nya sendiri.
Wahabi sungguh benar sebuah nama bagi ajaran Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab, bukan sebuah nama fiktif atau sebutan penghinaan, berikut bukti pengakuan dari Syaikh Wahabi yakni Ibnu Baz dalam kitab Fatawa Nur ‘ala al-darb pada soal yang ke 6 sebagai berikut :
س 6 – يقول السائل: فضيلة الشيخ، يسمي بعض الناس عندنا العلماء في المملكة العربية السعودية بالوهابية فهل ترضون بهذه التسمية؟ وما هو الرد على من يسميكم بهذا الاسم؟
“Soal ke 6 – Seseorang bertanya kepada Syaikh : Sebagian manusia menamakan Ulama-Ulama di Arab Saudi dengan nama Wahabi [Wahabiyyah], adakah antum ridho dengan nama tersebut ? dan apa jawaban untuk mereka yang menamakan antum dengan nama tersebut ?”
Syaikh Ibnu Baz menjawab sebagai berikut :
الجواب: هذا لقب مشهور لعلماء التوحيد علماء نجد ينسبونهم إلى الشيخ الإمام محمد بن عبد الوهاب رحمة الله عليه
“Jawab : Penamaan tersebut masyhur untuk Ulama Tauhid yakni Ulama Nejed [Najd], mereka menisbahkan para Ulama tersebut kepada Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab.
dan bahkan Ibnu Baz memuji nama tersebut, ia berkata :
فهو لقب شريف عظيم
“Dianya (Wahhabiyah) adalah panggilan yang sangat mulia dan sangat agung”.
Tetapi fakta sekarang justru Wahabi merasa tersinggung bila di sebut Wahabi, mereka anggap nama itu nama yang sangat jelek, mungkin karena sejarah berdarah mereka, sejarah kelam mereka, atau mungkin karena menghindar dari ulama sejagat menggugat Wahabi, akhirnya ganti nama dengan Salafi, padahal sangat bertentangan dengan pemahaman para ulama salaful ummah, Allah-lah yang tahu apa sebenarnya alasan mereka tidak lagi menerima nama Wahabi ini.
Sekilas Ciri-Ciri Sekte Wahabi
-Diantara sekte mereka yang sering mereka gunakan untuk memperdaya ummat, sebagai berikut :
1. Membagikan Tauhid kepada 3 Kategori yakni Rububiyyah, Uluhiyyah, dan Asma’ was-Sifat.
2. Sering bertanya di mana Tuhan.
3. Meyakini Tuhan punya Tangan (anggota badan).
4. Meyakini Tuhan punya Muka (wajah asli).
5. Meyakini Tuhan punya arah dan tempat dan berada (bersemayam) di atas ‘Arasy.
6. Meyakini Tuhan punya lambung/rusuk.
7. Meyakini Tuhan turun dari ‘Arasy ke langit di malam hari.
8. Meyakini Tuhan punya betis.
9. Meyakini Tuhan punya jari-jemari.
10. Mendakwa dirinya ber-Manhaj Salaf dalam aqidah (tapi sangat bertentangan dengan aqidah Ulama Salaful ummah).
11. Memahami Nash-Nash Mutasyabihat menurut terjemahan bebas, tanpa merujuk ke kitab Ulama.
12. Mengkafirkan pengikut Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Abu Mansur Al-Maturidi (dua Imam Ahlus Sunnah Waljama’ah).
13. Mengkafirkan Sufi, dan menganggap Tasawwuf bukan ajaran Islam.
14. Sangat anti dengan sifat 20 pada Allah ta’ala.
15. Menuduh Imam Abu Hasan Asy’ari telah bertobat dari aqidah Asy’ariyah yang di yakini oleh kebanyakan ummat dan para Ulama terdahulu.
16. Menolak Ta’wil dalam bab Mutasyabihat.
17. Menuduh Ayah dan Ibu Rasulullah kafir dan tidak akan selamat dari Neraka.
18. Menuduh syirik Tawassul, Tabarruk dan Istighatsah dengan para Anbiya, Aulia dan Shalihin.
19. Sering mengajak kembali ke Al-Quran dan Sunnah dengan meninggalkan ilmu yang telah di wariskan oleh Ulama.
20. Sangat anti dengan pendapat Imam Madzhab dan pengikut Madzhab.
21. Mudah membid’ah-sesatkan amalan yang tidak sharih dan shahih menurut mereka.
22. Menuduh Maulid itu Tasyabbuh dan Sesat.
23. Menuduh Tahlilan, Yasinan itu Tasyabbuh dan Sesat.
24. Menyamakan orang baca Al-Quran di kuburan dengan penyembah kubur.
25. Menamakan diri dengan Salafi dan tidak mengakui nama Wahabi, seolah-olah Wahabi itu hanya fiktif.
Dan masih sangat banyak lagi ajaran-ajaran yang di susupi oleh mereka ke dalam Islam, dan ingat bahwa setiap sekte itu pasti berdalil dengan Al-Quran dan Hadits, tapi semua nya sangat jauh dari Al-Quran dan Sunnah Rasulullah menurut pemahaman Sahabat dan para Ulama. Semoga kita semua selalu terpelihara dari bahaya pemahaman mereka, wallahul musta’an
sumber
Tentang Maulid
Keterangan ttg Maulid versi Aswaja yang menarik dansimple
UD_aja says:
August 26, 2010 at 11:27 am (Quote Coment) (Reply)
hehhehee… susah ya mz ngomong ma wahabi
muter2 dimaulid aja….
mungkin saya akan coba jelasin maulid dgn lebih simple agar lebih mudah difahami oleh para wahabi… maaf kang klo tulisannya agak pnjang….
para wahabi neh baca, dah saya tulis sesimple mungkin agar gampang dimengerti…
klo masih gk ngerti juga mending otaknye dibuang kesampah aja…
Seperti anda tau perayaan mauled itu sebuah kegiatan yg isinya tholabul ilmi, shodaqoh, dzikir n tauziyah, nah anda pasti sangat faham dalil2 ttg tholabul ilmi, shodaqoh, dzikir n tauziyah, sudah byk bertebaran diseantero FB, silakan cari sendiri..
Nah yg mnjadi masalah disini adalah bgmanakah Dalil dari “PERAYAAN MAULID” bnar tidak?
sampai2 anda menanyakan “MANA DALILNYA?”
Saya mungkin akan jelaskan sedikit, saya mulai dari suatu kaidah dalam ushul fiqh yg sering didengung2kan oleh para Salafi,
“Asal semua ibadah adalah haram, sampai ada dalil yang menghalalkannya atau menyuruhnya”..
Nah dari kaidah ini sesuatu yg diangap ibadah selalu muncul pertanyaan
“mana dalilnya?” krn sifat dri ibadah yg tauqif
Permasalahnya adalah utk ibadah apakah kaidah diatas ?
Saya akan coba mengambil dari kitab,
bahwa yg dinamakan ibadah sifatnya tauqif adalah sudah ditetapkan dan tidak boleh ditambah2 atau dikurangi atau mendahulukan atau melebihkan atau apapun itu….
Dan ini beda dengan muamalah yg asalnya boleh sampai ada dalil yg melarangnya…
Nah sekarang kita lihat apakah sbnarnya ibadah tauqif itu….
tauqifi dalam sifat ibadah
ibadah itu tauqifi dalam semua hal. dalam sifatnya,,,
maka tidak boleh untuk menambah dan megurangi. seperti sujud sebelum ruku’, atau duduk sebelum sujud, atau duduk tasyahud tidak pada tempatnya…oleh karena itu, yang namanya ibadah itu tauqifi dinuqil dari syari’ ( allah )
tauqifi dalam waktu pelaksanaan ibadah
waktu pelaksanaan ibadah juga tauqifi. maka tidak boleh seseorang itu membuat buat ibadah di waktu tertentu yang syari’ tidak memerintahkannya.
tauqifi dalam macamnya ibadah
begitu juga ibadah juga harus disyaratkan sesuai dg syari’at..artinya termasuk dari jenis ibadah yang disyariatkan. maka tidak sah bagi orang yang menyembah sesuatu yang tidak disyariatkan, seperti menyembah matahari. atau memendam jasadnya sebagian sembari berkata : saya ingin melatih badanku misalkan. ini semua bid’ah.
begitu juga tauqifi dalam tempat ibadah.
maka ini juga harus masyru’. maka tidak boleh beribadah tidak pada tempat yang sudah disyari’atkan. seperti jika seseorang wukuf di muzdalifah, maka ini bukan haji. atau wuquf dimina, atau bermalam ( muzdalifah ) di ‘arafah, dan sebaliknya, maka ini semua bukanlah sesuatu yang masyru’. kita wajib melaksanakan ibadah sesuai tempat yang sudah disyari’atkan oleh syari’
Nah dari penjelasan kitab diatas dpt ditangkap 4 point, dan bila diperhatikan maka disitu didapat kesimpulan bahwa ibadah yg sifatnya tauqif itu adalah ibadah mahdoh… faham??
(ada bbrapa pnjelasan dari kitab2 n pendapat salafy sendiri yg membaginya bukan hNY 4 tapi lebih bahkan mpe 6, tapi intinya sama, ibadah yg diimksd adalah ibadah mahdoh)
Jadi yg dimaksd ibadah dalam kaidah “Asal semua ibadah adalah haram, sampai ada dalil yang menghalalkannya atau menyuruhnya”..
adalah ibadah yg sifatnya mahdoh saja, bukan semua ibadah
Nah untk bisa membedakannya ibadah harus dilihat wasail (perantara) dan maqoshidnya (tujuan)
Utk ibadah yg sifatny mahdoh Cuma ada maqoshid, sedangkan utk goer mahdoh ada maqoshid ada wasail
Ok… langsg contoh saja….biar gampang, perhatikan baik2 mz….
Sholat, sudah jelas krna ibadah yg dzatny adalah ibadah, maka yg ada Cuma maqoshid (tujuan) tidak ada wasail
Anda menulis di FB, Kegiatan mnulis sendiri itu bukan ibadah maka hukumnya mubah
Tapi krna anda mengharapkn ridho Allah dalam rangka dakwah dgn jlan menulis di FB maka dlam Islam ini berpahala dan termasuk ibadah
(wasailnya anda menulis di FB, maqoshidnya mengharapkan ridho Allah dalam rangka berdakwah)
Tapi jika anda menganggap kegiatan menulis ini sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seperti ibadah mahdoh sudah pasti ini namanya bid’ah dholalah
Saya kasih contoh lagi, kegiatan pengajian dan tabligh, awalnya bntuk kedua kegiatan ini bukan ibadah dan tdk ada contoh dri rasul jadi hukumnya mubah, tapi krna isi dari kegiatan ini adalah ibadah macam (tholabul ilmi dan tauziyah atau bahkan dakwah) maka kegiatan pengajian n tabligh insyaallah brpahala n brnilai ibadah
(wasailnya kegiatan pengajian n tabligh, maqoshidnya mengharapkan ridho Allah dalam rangka holabul ilmi n berdakwah)
Sekali lagi jika anda menganggap kegiatan pengajian n tabligh ini sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seperti ibadah mahdoh sudah pasti ini namanya bid’ah dholalah
Begitu jga dgn maulid, maulid adalah wasail (perantara atau ada yg bilang sarana), maqoshidnya adalah mengenal Rasul n mengagungknny…
Bagaimanakah hukum awal dari Maulid? Jwbnny adalah mubah boleh dilakukan boleh tidak
Tapi knpa mnjadi sunah?? Mnjadi sunah dikarenakan hukum maqoshidny adalah sunah (mengenal n mengagungkn Rasul adalah Sunah)
karena yg namanya hukum wasail itu mengikuti hukum maqoshid (Lil Wasail hukmul Maoshid) – ini adalah kaidah ushul fiqh
Contoh gampangny utk (Lil Wasail hukmul Maoshid),
anda membeli air hukumnya mubah, mo beli atau gak, gk ada masalah
Tapi suatu saat tiba waktu sholat wajib sedangkan air sama sekali tidak ada kecuali hrus membeliny n anda punya kemampuan utk itu maka hukum membeli air adalah wajib
Kembali lagi ke maulid
Apakah maulid bisa menjadi sesuatu yg bid’ah (dholalah)?ya bisa jika anda menganggap maulid adalah sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seprti sholat wajib
Nah perlu saya garis bawahi pertanyaan2 sprti,
apakah dasar merayakan maulid?
^
^
INI ADALAH PERTANYAAN YANG SALAH.
tidak ada ceritanya namanya wasail ada dalil naqlinya,
contoh lagi biar lebih gampang mencerna :
anda brgkat ke bersekolah, ini adalah wasail, maqoshidnya tholabul ilmi, tpi krn tholabul ilmi itu hukumny wajib maka brgkt kesekolahpun mnjdi wajib n bernilai ibadah
Dalil yg ada adalah dalil ttg tholabul ilmi
bagaimanakah dalil yg menyuruh kita berangkat kesekolah? JELAS TIDAK ADA!!karena ini adalaha wasail atau sarana
Begitupula dgn maulid, klo anda tanya dalil maqoshidnya yaitu ttg mengenal n mengagungkan Rasul ya pasti ada
Tapi jika anda tanya dalil wasailnya, yaitu perayaan Maulid? JELAS TIDAK ADA!!karena ini adalaha wasail atau sarana
sedikit tambahan, ini juga dasar knpa brmadzab itu wajib hukumnya bagi kita,
krn madzab adalah wasail, dan ini satu2nya cara yg bisa dilakukan utk mengerti agama ini, kita gk mgkin brtanya lgsg ke rasul
sedangkn maqoshidnya agar kita bisa mengerti ttg agama islam shingga kita bisa mengamalkanny dgn bnar(hukumnya ini wajib).
maka bermadzab mnjadi wajib
klo anda tanya mana dalil naqlinya scra leterleg yg menyuruh kita bermadzab?
yaa gk ada, lha wong bermadzab itu cuma wasail
saya harap setelah ini anda2 bisa bljar n lebih mengerti sehingga tdk serampangan dalam bertanya..
Jgn sedikit2 bertanya “MANA DALILNYA?” , tanpa tau sesuatu hal itu perlu dalil atau tdk
bgmna prtanyaan bisa dijwb, klo prtanyaannya saja salah????
UD_aja says:
August 26, 2010 at 11:27 am (Quote Coment) (Reply)
hehhehee… susah ya mz ngomong ma wahabi
muter2 dimaulid aja….
mungkin saya akan coba jelasin maulid dgn lebih simple agar lebih mudah difahami oleh para wahabi… maaf kang klo tulisannya agak pnjang….
para wahabi neh baca, dah saya tulis sesimple mungkin agar gampang dimengerti…
klo masih gk ngerti juga mending otaknye dibuang kesampah aja…
Seperti anda tau perayaan mauled itu sebuah kegiatan yg isinya tholabul ilmi, shodaqoh, dzikir n tauziyah, nah anda pasti sangat faham dalil2 ttg tholabul ilmi, shodaqoh, dzikir n tauziyah, sudah byk bertebaran diseantero FB, silakan cari sendiri..
Nah yg mnjadi masalah disini adalah bgmanakah Dalil dari “PERAYAAN MAULID” bnar tidak?
sampai2 anda menanyakan “MANA DALILNYA?”
Saya mungkin akan jelaskan sedikit, saya mulai dari suatu kaidah dalam ushul fiqh yg sering didengung2kan oleh para Salafi,
“Asal semua ibadah adalah haram, sampai ada dalil yang menghalalkannya atau menyuruhnya”..
Nah dari kaidah ini sesuatu yg diangap ibadah selalu muncul pertanyaan
“mana dalilnya?” krn sifat dri ibadah yg tauqif
Permasalahnya adalah utk ibadah apakah kaidah diatas ?
Saya akan coba mengambil dari kitab,
bahwa yg dinamakan ibadah sifatnya tauqif adalah sudah ditetapkan dan tidak boleh ditambah2 atau dikurangi atau mendahulukan atau melebihkan atau apapun itu….
Dan ini beda dengan muamalah yg asalnya boleh sampai ada dalil yg melarangnya…
Nah sekarang kita lihat apakah sbnarnya ibadah tauqif itu….
tauqifi dalam sifat ibadah
ibadah itu tauqifi dalam semua hal. dalam sifatnya,,,
maka tidak boleh untuk menambah dan megurangi. seperti sujud sebelum ruku’, atau duduk sebelum sujud, atau duduk tasyahud tidak pada tempatnya…oleh karena itu, yang namanya ibadah itu tauqifi dinuqil dari syari’ ( allah )
tauqifi dalam waktu pelaksanaan ibadah
waktu pelaksanaan ibadah juga tauqifi. maka tidak boleh seseorang itu membuat buat ibadah di waktu tertentu yang syari’ tidak memerintahkannya.
tauqifi dalam macamnya ibadah
begitu juga ibadah juga harus disyaratkan sesuai dg syari’at..artinya termasuk dari jenis ibadah yang disyariatkan. maka tidak sah bagi orang yang menyembah sesuatu yang tidak disyariatkan, seperti menyembah matahari. atau memendam jasadnya sebagian sembari berkata : saya ingin melatih badanku misalkan. ini semua bid’ah.
begitu juga tauqifi dalam tempat ibadah.
maka ini juga harus masyru’. maka tidak boleh beribadah tidak pada tempat yang sudah disyari’atkan. seperti jika seseorang wukuf di muzdalifah, maka ini bukan haji. atau wuquf dimina, atau bermalam ( muzdalifah ) di ‘arafah, dan sebaliknya, maka ini semua bukanlah sesuatu yang masyru’. kita wajib melaksanakan ibadah sesuai tempat yang sudah disyari’atkan oleh syari’
Nah dari penjelasan kitab diatas dpt ditangkap 4 point, dan bila diperhatikan maka disitu didapat kesimpulan bahwa ibadah yg sifatnya tauqif itu adalah ibadah mahdoh… faham??
(ada bbrapa pnjelasan dari kitab2 n pendapat salafy sendiri yg membaginya bukan hNY 4 tapi lebih bahkan mpe 6, tapi intinya sama, ibadah yg diimksd adalah ibadah mahdoh)
Jadi yg dimaksd ibadah dalam kaidah “Asal semua ibadah adalah haram, sampai ada dalil yang menghalalkannya atau menyuruhnya”..
adalah ibadah yg sifatnya mahdoh saja, bukan semua ibadah
Nah untk bisa membedakannya ibadah harus dilihat wasail (perantara) dan maqoshidnya (tujuan)
Utk ibadah yg sifatny mahdoh Cuma ada maqoshid, sedangkan utk goer mahdoh ada maqoshid ada wasail
Ok… langsg contoh saja….biar gampang, perhatikan baik2 mz….
Sholat, sudah jelas krna ibadah yg dzatny adalah ibadah, maka yg ada Cuma maqoshid (tujuan) tidak ada wasail
Anda menulis di FB, Kegiatan mnulis sendiri itu bukan ibadah maka hukumnya mubah
Tapi krna anda mengharapkn ridho Allah dalam rangka dakwah dgn jlan menulis di FB maka dlam Islam ini berpahala dan termasuk ibadah
(wasailnya anda menulis di FB, maqoshidnya mengharapkan ridho Allah dalam rangka berdakwah)
Tapi jika anda menganggap kegiatan menulis ini sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seperti ibadah mahdoh sudah pasti ini namanya bid’ah dholalah
Saya kasih contoh lagi, kegiatan pengajian dan tabligh, awalnya bntuk kedua kegiatan ini bukan ibadah dan tdk ada contoh dri rasul jadi hukumnya mubah, tapi krna isi dari kegiatan ini adalah ibadah macam (tholabul ilmi dan tauziyah atau bahkan dakwah) maka kegiatan pengajian n tabligh insyaallah brpahala n brnilai ibadah
(wasailnya kegiatan pengajian n tabligh, maqoshidnya mengharapkan ridho Allah dalam rangka holabul ilmi n berdakwah)
Sekali lagi jika anda menganggap kegiatan pengajian n tabligh ini sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seperti ibadah mahdoh sudah pasti ini namanya bid’ah dholalah
Begitu jga dgn maulid, maulid adalah wasail (perantara atau ada yg bilang sarana), maqoshidnya adalah mengenal Rasul n mengagungknny…
Bagaimanakah hukum awal dari Maulid? Jwbnny adalah mubah boleh dilakukan boleh tidak
Tapi knpa mnjadi sunah?? Mnjadi sunah dikarenakan hukum maqoshidny adalah sunah (mengenal n mengagungkn Rasul adalah Sunah)
karena yg namanya hukum wasail itu mengikuti hukum maqoshid (Lil Wasail hukmul Maoshid) – ini adalah kaidah ushul fiqh
Contoh gampangny utk (Lil Wasail hukmul Maoshid),
anda membeli air hukumnya mubah, mo beli atau gak, gk ada masalah
Tapi suatu saat tiba waktu sholat wajib sedangkan air sama sekali tidak ada kecuali hrus membeliny n anda punya kemampuan utk itu maka hukum membeli air adalah wajib
Kembali lagi ke maulid
Apakah maulid bisa menjadi sesuatu yg bid’ah (dholalah)?ya bisa jika anda menganggap maulid adalah sebuah ibadah yg dzatnya adalah ibadah seprti sholat wajib
Nah perlu saya garis bawahi pertanyaan2 sprti,
apakah dasar merayakan maulid?
^
^
INI ADALAH PERTANYAAN YANG SALAH.
tidak ada ceritanya namanya wasail ada dalil naqlinya,
contoh lagi biar lebih gampang mencerna :
anda brgkat ke bersekolah, ini adalah wasail, maqoshidnya tholabul ilmi, tpi krn tholabul ilmi itu hukumny wajib maka brgkt kesekolahpun mnjdi wajib n bernilai ibadah
Dalil yg ada adalah dalil ttg tholabul ilmi
bagaimanakah dalil yg menyuruh kita berangkat kesekolah? JELAS TIDAK ADA!!karena ini adalaha wasail atau sarana
Begitupula dgn maulid, klo anda tanya dalil maqoshidnya yaitu ttg mengenal n mengagungkan Rasul ya pasti ada
Tapi jika anda tanya dalil wasailnya, yaitu perayaan Maulid? JELAS TIDAK ADA!!karena ini adalaha wasail atau sarana
sedikit tambahan, ini juga dasar knpa brmadzab itu wajib hukumnya bagi kita,
krn madzab adalah wasail, dan ini satu2nya cara yg bisa dilakukan utk mengerti agama ini, kita gk mgkin brtanya lgsg ke rasul
sedangkn maqoshidnya agar kita bisa mengerti ttg agama islam shingga kita bisa mengamalkanny dgn bnar(hukumnya ini wajib).
maka bermadzab mnjadi wajib
klo anda tanya mana dalil naqlinya scra leterleg yg menyuruh kita bermadzab?
yaa gk ada, lha wong bermadzab itu cuma wasail
saya harap setelah ini anda2 bisa bljar n lebih mengerti sehingga tdk serampangan dalam bertanya..
Jgn sedikit2 bertanya “MANA DALILNYA?” , tanpa tau sesuatu hal itu perlu dalil atau tdk
bgmna prtanyaan bisa dijwb, klo prtanyaannya saja salah????
Mari bersholawat,
Mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 430, Habib Syech Abdulkadir Assegaf akan hadir di alun-alun Purwokerto memimpin “Banyumas Bersholawat” pada Sabtu (31/03) pukul 19.30 sampai selesai. Bagi Habib Syech Abdukadir ini merupakan kedatangan yang ke-3 ke kota kripik Purwokerto, setelah beberapa bulan lalu memimpin Purwokerto bersholawat di Lapangan Karang Klesem Purwokerto, serta Purwokerto Bersholawat tahun yang lalu yang diadakan di Komplek Maqom Syeh Mahdum Wali Karang Lewas, Kab Banyumas.
Event besar ini biasanya dihadiri tidak hanya masyarakat Banyumas, tetapi dihadiri oleh masyarakat sekitar Kabupaten Banyumas seperti Purbalingga, Wonosobo, Gombong, bahkan oleh masyarakat Kudus dan Purwodadi.
Dalam event berkaitan dengan peringatan hari jadi Banyumas kali ini, Habib Syech Abdulkadir Assegaf akan hadir bersama rombongan Ahbabul Mustofa-nya.
Event lain hari jadi Banyumas
Event lain yang digelar memeriahkanHari Jadi Kabupaten Banyumas ke-430 tingkat Kabupaten adalah Lomba Perahu Naga, Sabtu, 31 Maret 2012 di Dream Land Pancasan Ajibarang pukul 08.30, JAB Moto Adventure tingkat Nasional bertempat di komplek Bendung Gerak Serayu, Minggu 01 April pukul 07.00 WIB, dan Banyumas Motoprix tingkat Nasional di GOR Satria pukul 15.00 WIB.
Rabu 4 April 2012 diadakan Ziarah ke Makam Raden Joko Kaiman di Makam Dawuhan pukul 08.00 WIB, dilanjutkan Tasyakuran ruwatan di Pendopo Kecamatan Banyumas setelah ziarah.
Pada Kamis 5 April 2012 dilakukan Kirab Prosesi start di Pendopo Wabup melalui Jl. Jend. Soedirman finish di Alun-alun Purwokerto, Jumat 6 April Upacara Bendera, Sidang Paripurna DPRD pukul 09.00 WIB, dan pada Sabtu 7 April 2012 digelar Pawai Budaya Banyumas mulai pukul 10.00 WIB.
Malam hari (7/04) berupa Resepsi/Pagelaran Wayang kulit Dalang Ki Mantep Sudarsono di Alun-alun Purwokerto pukul 19.30 WIB). Bagi pecinta sepeda kuno bisa ikut Banyumas Rally Wisata Sepeda Onta dengan peserta tingkat Nasional di Gor Satria, pada Minggu (08 April 2012 pukul 06.00 WIB).
Sabtu-Minggu (14-15 April 2012) event Kejuaraan Terbuka sepeda Downhill dengan peserta tingkat Nasional bertempat di Wanawisata Baturraden dan Sabtu 21 April 2012 diadakan Lomba Tata Rias Pengantin dan Peragaan Batik Banyumas bertempat di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan pukul 09.00 WIB dan diakhiri tanggal 29 April 2012, berupa event sepeda sehat seluruh jajaran Pemkab Banyumas dengan masyarakat yang start di Gor Satria Pukul 06.30 WIB.
Masyarakat dihimbau memasang spanduk dan umbul-umbul dari tanggal 1 s/d 15 April 2012 dan mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh dari tanggal 5 s/d 7 April 2012 mulai pukul 06.00 – 18.00 WIB. Tema peringatan tahun ini “Dengan Hari Jadi Ke 430 Kabupaten Banyumas, Kita Wujudkan Masyarakat Banyumas Yang Makmur dan Sejahtera” .
Di luar event di atas masih ada event besar “Pekan Kreatif Nusantara” yang diadakan Pemkab Banyumas bersama Pemrov Jateng menyambut Visit Jateng 2013, yaitu pada 30 April – 4 Mei 2012
sumber
Event besar ini biasanya dihadiri tidak hanya masyarakat Banyumas, tetapi dihadiri oleh masyarakat sekitar Kabupaten Banyumas seperti Purbalingga, Wonosobo, Gombong, bahkan oleh masyarakat Kudus dan Purwodadi.
Dalam event berkaitan dengan peringatan hari jadi Banyumas kali ini, Habib Syech Abdulkadir Assegaf akan hadir bersama rombongan Ahbabul Mustofa-nya.
Event lain hari jadi Banyumas
Event lain yang digelar memeriahkanHari Jadi Kabupaten Banyumas ke-430 tingkat Kabupaten adalah Lomba Perahu Naga, Sabtu, 31 Maret 2012 di Dream Land Pancasan Ajibarang pukul 08.30, JAB Moto Adventure tingkat Nasional bertempat di komplek Bendung Gerak Serayu, Minggu 01 April pukul 07.00 WIB, dan Banyumas Motoprix tingkat Nasional di GOR Satria pukul 15.00 WIB.
Rabu 4 April 2012 diadakan Ziarah ke Makam Raden Joko Kaiman di Makam Dawuhan pukul 08.00 WIB, dilanjutkan Tasyakuran ruwatan di Pendopo Kecamatan Banyumas setelah ziarah.
Pada Kamis 5 April 2012 dilakukan Kirab Prosesi start di Pendopo Wabup melalui Jl. Jend. Soedirman finish di Alun-alun Purwokerto, Jumat 6 April Upacara Bendera, Sidang Paripurna DPRD pukul 09.00 WIB, dan pada Sabtu 7 April 2012 digelar Pawai Budaya Banyumas mulai pukul 10.00 WIB.
Malam hari (7/04) berupa Resepsi/Pagelaran Wayang kulit Dalang Ki Mantep Sudarsono di Alun-alun Purwokerto pukul 19.30 WIB). Bagi pecinta sepeda kuno bisa ikut Banyumas Rally Wisata Sepeda Onta dengan peserta tingkat Nasional di Gor Satria, pada Minggu (08 April 2012 pukul 06.00 WIB).
Sabtu-Minggu (14-15 April 2012) event Kejuaraan Terbuka sepeda Downhill dengan peserta tingkat Nasional bertempat di Wanawisata Baturraden dan Sabtu 21 April 2012 diadakan Lomba Tata Rias Pengantin dan Peragaan Batik Banyumas bertempat di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan pukul 09.00 WIB dan diakhiri tanggal 29 April 2012, berupa event sepeda sehat seluruh jajaran Pemkab Banyumas dengan masyarakat yang start di Gor Satria Pukul 06.30 WIB.
Masyarakat dihimbau memasang spanduk dan umbul-umbul dari tanggal 1 s/d 15 April 2012 dan mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh dari tanggal 5 s/d 7 April 2012 mulai pukul 06.00 – 18.00 WIB. Tema peringatan tahun ini “Dengan Hari Jadi Ke 430 Kabupaten Banyumas, Kita Wujudkan Masyarakat Banyumas Yang Makmur dan Sejahtera” .
Di luar event di atas masih ada event besar “Pekan Kreatif Nusantara” yang diadakan Pemkab Banyumas bersama Pemrov Jateng menyambut Visit Jateng 2013, yaitu pada 30 April – 4 Mei 2012
sumber
Setelah Terpuruk
stelah lama terpuruk di ambil orang,,, waduhh,,, jyannnn, kenapa yaaaa, ada orang yang memang gak suka,,,,



