Pages

Q-RAK

Pelatihan Penyembuhan Dan Keberlimpahan Rejeki metode Q-RAK




Informasi lebih lengkap silakan baca di web :

http://www.qrak.org

Labels: bio energi, Buku Kultivasi Q-RAK, lokakarya Q-RAK, lokakarya Qrak, Pelatihan Penyembuhan Segala Penyakit metode Q-RAK atau QRAK, pelatihan Qrak, pelatihan reiki, pemurnian diri, penyembuhan alami

posted by Pendiri Q-RAK at 2:50 PM
Thursday, February 19, 2009
Penyembuhan diri sendiri dan orang lain, meningkatkan kecerdasan dan keberlimpahan rejeki

Dalam Q-RAK mencapai pencerahaan spiritual berarti mengetahui sepenuhnya siapa Aku, apa tujuan dan misi hidupku serta sadar sepenuhnya setiap saat terhadap apa yang Aku lakukan.

Perangkat pencerahaan Spiritual dalam Q-RAK:
1. Kultivasi Avatar 4. Meditasi Hening
2. Mata Ketiga 5. Kesehatan jasmani dan rohani
3. Hati Nurani 6. Kultivasi Rejeki dan Keberuntungan
7. Meningkatkan Kecerdasan

Kultivasi Avatar memiliki fungsi:
Untuk membuat diri menjadi murni dan semakin murni, memperluas kesadaran pada multi dimensi, menyatukan diri dengan alam dan Ilahi. Diri yang murni, bebas dari kendali apapun akan memudahkan seseorang mencapai pengetahuan spiritual yang tinggi. Kebenaran itu relatif dan kebenaran yang absolut dan tertinggi adalah Tuhan itu sendiri. Disini, mata ketiga dan hati nurani menjadi alat penuntun terbaik bagi perkembangan spiritual.

Meditasi Hening memiliki fungsi:
Untuk menjadi sadar sepenuhnya siapa Aku, apa tujuan dan misi hidupku, tetap sadar sepenuhnya setiap saat dalam setiap apa yang Aku lakukan, dan bebas dari tarikan ego.

Kultivasi Rejeki, Keberuntungan, Tolak Bala dan Tolak Bangkrut
Sebagian besar umat manusia baru dapat merasa tenang dan nyaman jika kebutuhan materinya dapat terpenuhi secara normal, hanya sedikit yang dapat merasa tenang dan nyaman bahkan mengasingkan diri dari dunia materi. Untuk membantu sebagian besar umat manusia yang kondisinya seperti tersebut, perangkat kultivasi rejeki, keberuntungan, tolak bala dan tolak bangkrut akan banyak membantu untuk mengatasi masalah tersebut.


Tingkat 1
(Gratis : Tabloid Q-RAK)

Materi:
1. Pengenalan dasar Q-RAK
2. Inisiasi tingkat 1 (pembukaan jalur hingga 5cm)
3. Penyaluran energi secara langsung
4. Praktek/simulasi untuk penyembuhan
Bonus:
1. Inisiasi Lapisan Pelindung Q-RAK
2. Inisiasi Aura Rejeki/Kekuatan pengendali rejeki


Tingkat 2
(Gratis : CD Meditasi Visualisasi untuk melatih Mata Ke 3 dan Meditasi Titik Jiwa)

Materi:
1. Inisiasi tingkat 2 (pembukaan jalur hingga 10cm)
2. Penggunaan bola energi tingkat 2,
(Fungsi bola energi: memurnikan darah, membasmi virus, bakteri patogen, kuman, jamur, sel-sel kanker, sel-sel abnormal, membersihkan trauma dan hambatan mental, dan lain-lain.)
3. Penyembuhan jarak jauh dan massal
4. Memajukan dan memundurkan waktu pengiriman energi
5. Meditasi Hening
6. Memprogram bawah sadar
Bonus:
1. Inisiasi Mata Ketiga, Hati Nurani, Mata Spiritual di pori-pori kulit dan aura
2. Inisiasi Otak Kecil untuk peningkatan kecerdasan
3. Pemberian Mata Jiwa secara permanen
4. Teknik melatih Mata Ketiga dan Hati Nurani
5. Inisiasi pembangkitan dan menaikkan Inti Kundalini hingga Cakra Jantung


Tingkat 3
Materi:
1. Inisiasi tingkat 3 (pembukaan jalur hingga 20cm)
2. Pemrograman Energi
3. Penggunaan bola energi tingkat 3
(Memakai bola energi yang spesifik untuk penyembuhan penyakit berat/kronis,mengatasi kesurupan, kecantikan kulit, air Hexagonal, anti serangga, penyubur tanaman, menstimulasi titik-titik akupuntur jiwa (18 titik akupuntur) yang baik untuk penyembuhan semua penyakit.)
4. Penggunaan kekuatan Avatar
Bonus:
1. Inisiasi Avatar
2. Inisiasi Kekuatan Pengendali Keberuntungan
3. Inisiasi Kekuatan Pengendali Tolak Bala dan Tolak Bangkrut
4. Inisiasi gTummo dan terbentuk Inti Api & Inti Es
5. Inisiasi Kekuatan Pribadi Tinggi
(Untuk meningkatkan kharisma dan kejayaan hidup)
6. Inisiasi kekuatan bawah sadar positif
7. Inisiasi Kekuatan Penghancur Segala Rintangan
8. Inisiasi Merkaba 12 untai DNA hingga sempurna
9. Kekuatan membuat air Hexagonal untuk terapi penyembuhan segala macam penyakit
10. Inisiasi meningkatkan kecerdasan dan kemampuan belajar

Labels: kultivasi Q-RAK, Materi agenda Lokakarya Q-RAK

posted by Pendiri Q-RAK at 6:24 PM
Friday, October 3, 2008
Jadwal Lokakarya Q-RAK






Berikut jadwal lokakarya Q-RAK Bogor :

Untuk jadwal lengkap silakan akses ke web : www.Qrak.Org


Bogor : 27 November 2011, Hari Minggu

Gedung Pelatihan Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi
Jl. Dr. Sumeru 63 - Bogor Kota
(Masuk dari Jln. Semboja , seberang sekolah YKTB)
Dari PGB Merdeka ke Mawar Swalayan sampai ketemu Jln. Dr Sumeru lurus terus sampai ketemu Jln Semboja disisi kiri
Di mulut jalan Semboja terpasang panah petunjuk arah dan tinggal diikuti saja.

Dahulu bernama Gedung Puslitbang Gizi dan Makanan

Kontak dan Informasi lebih lanjut :
Dewi : 0813 86761800
Jaya : 0856 8880982 - 0816 1805838

Labels: Jadwal Lokakarya Q-RAK, Jadwal pelatihan Q-RAK, lokakarya Qrak Bogor

posted by Pendiri Q-RAK at 11:28 AM
Wednesday, August 20, 2008
Apa itu Q-Rak?

Quark Reiki Atomic-Kundalini (Q-RAK) adalah salah satu teknik untuk mengakses energi alam semesta (Reiki), memiliki energi yang sangat halus dan densitas (kepadatan) energi yang sangat tinggi hingga mencapai level quark atom. Quark Atomic merupakan partikel elementer paling dasar yang menyusun alam semesta ini. Quark Reiki Atomic -Kundalini meliputi semua bidang energi di alam semesta yang berada pada level Quark Atomic.

Jika bola energi yang dapat diakses oleh metode Quark Reiki Atomic-Kundalini dihitung maka akan mencapai lebih dari 1 X 10 pangkat 25 bola energi.

Q-RAK tidak berhubungan dengan Agama atau praktek ibadah tertentu, tapi murni teknik penyembuhan alami dari energi alam semesta. Mempelajari Q-RAK bahkan dapat dikatakan sebagai berkah karena mampu meningkatkan spiritualitas Praktisi dan jauh dari unsur tahayyul dan mistik.

Kesehatan Terletak di Kedua Telapak Tangan Anda !

Sejak dulu, banyak orang menyakini bahwa sentuhan tangan dapat menyembuhkan. Hal ini dapat dibuktikan misalnya saat bayi sedang gelisah, tidak dapat tidur, tindakan ibu untuk membuat bayi menjadi tenang biasanya dengan mengusap kepala bayi secara lembut sehingga membuat bayi menjadi tenang, dan tertidur. Begitupun saat orang masuk angin, kedua tangan digosokan hingga terasa hangat, lalu ditempelkan ke perut yang masuk angin, dan dalam beberapa saat, perut terasa lebih nyaman dan membaik. Sebenarnya yang dilakukan tadi adalah cara untuk menyalurkan energi alam semesta yang ada dalam diri ke bagian tubuh yang sakit tanpa kita sadari. Namun karena energi yang ada dalam tubuh jumlahnya terbatas, bila digunakan untuk menyembuhkan diri sendiri/orang lain maka energi akan terkuras dan mengakibatkan kelelahan bagi kita.

Untuk itulah dengan dibukanya kemampuan Q-RAK, maka seseorang akan dapat mengakses energi alam semesta dengan lebih mudah dalam jumlah yang banyak sehingga sangat efisien untuk digunakan dalam hal penyembuhan dan untuk tujuan lainnya. Jadi reiki merupakan tehnik yang sangat alamiah yang dapat dimiliki semua orang tanpa harus menguras tenaga. Inilah yang membedakan Q-RAK dengan Tenaga Dalam. Kalau tenaga dalam semakin sering digunakan maka energi semakin terkuras, tapi dengan Q-RAK, semakin sering digunakan, tubuh justru semakin sehat dan bufar karena terjadi sirkulasi energi positif yang masuk dan keluar melalui Cakra-cakra yang ada dalam tubuh kita.

Kemampuan Reiki didapat melalui proses yang dinamakan inisiasi/attunement yang dapat dilakukan oleh seorang Master Reiki. Dalam inisiasi, seorang Master Reiki membuka pintu keluar masuknya energi (Cakra) dan jalur energi (Sushumna) pada diri seseorang dengan cara membornya kemudian menyelaraskan jalur energi yang telah terbentuk dengan vibrasi Reiki. Setelah itu setiap Praktisi Q-RAK secara permanen dapat mengakses Energi Semesta melalui Cakra Mahkota (di kepala) dan langsung bisa digunakan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain.

Kemampuan Q-RAK dapat dimiliki oleh semua orang dari segala golongan dan usia. Anak kecil (balita) hingga orang tua dapat memiliki kemampuan Q_RAK yang sama sempurnanya. Kemampuan Q-RAK didapat tanpa melakukan latihan tertentu seperti pada kebanyakan teknik lainnya sehingga Q-RAK mudah dipelajari tanpa membutuhkan kepandaian atau bakat khusus.

Teknik Q-RAK terbukti mampu menyembuhkan 4 (empat) lapisan tubuh manusia yaitu menyembuhkan penyakit tubuh fisik (baik ringan atau kronis seperti Tumor, Kanker, Ginjal, Diabetes, Jantung, Hepatitis, Stroke, Leukimia, HIV, Asma, Kista, Gangguan Reproduksi, dll), tubuh psikis (frustasi, gugup, khawatir, marah, dll), tubuh mental (stress, depresi, trauma, dll), dan tubuh spiritual (suka membenci, iri hati, dendam dll) serta membersihkan sifat dan ahklak buruk menuju transformasi psikis dan mental yang seimbang, tegar dan terkendali. Selain itu energi Q-RAK dapat juga digunakan untuk menangkal dan mengatasi pengaruh energi negatif seperti santet, sihir, kesurupan, gangguan jin, dll.

Cara penggunaan Q-RAK juga sangat sederhana, dimana setelah di inisiasi/diaktifkan jalur energi saat lokakarya, jika ingin menggunakan Q-RAK cukup dengan berdo'a kepada Tuhan dan niat menyalurkan energi Q-RAK, lalu santai dan pasrah pada ilahi, (tanpa perlu puasa khusus, bacaan/mantra, atur nafas dan olah fisik lainnya), maka secara otomatis energi penyembuhan Q-RAK akan mengalir dengan sendirinya melalui tangan kita. Teknik penyembuhan Q-RAK bekerja atas Kuasa dan Cahaya ilahi, jadi sama sekali tidak bisa digunakan untuk jalan yang menyimpang dari kebenaran atau untuk kejahatan.


KULTIVASI KEKUATAN REJEKI

Kita biasanya menggunakan kekuatan bawah sadar (subconscious mind) untuk mewujudkan keinginan. Untuk dapat menggunakan bawah sadar kita harus memiliki keahlian untuk memprogram bawah sadar seperti yang dilakukan oleh para ahli hipnoterapi ataupun tehnik kekuatan pikiran untuk mempengaruhi bawah sadar.

Namun dengan teknik menggunakan chip/bola energi Q-RAK khusus pemrograman bawah sadar, seorang praktisi Q-RAK dapat dengan cepat melakukan pemrograman bawah sadar dengan hasil yang sangat efektif. Hal ini berbeda sekali dengan Reiki aliran lain yang menggunakan bola energi materialisasi untuk memperkuat affirmasi yang pengaruhnya pada bawah sadar kurang efektif. Karena untuk mempengaruhi bawah sadar tidak hanya affirmasi yang diperkuat tetapi harus ada faktor lain (kultivasi melalui inisiasi, dan teknik visualisasi) yang secara mental dapat mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk menciptakan sikap positif dalam diri sehingga secara tidak langsung tubuh fisik dan batin kita ikut membantu “menarik” energi-energi benda (potensi rejeki) atau sesuatu dari harapan kita.

Dalam sistem kultivasi kekuatan rejeki Q-RAK, maka melalui Inisiasi Aura Rejeki (diberikan di Level 1), medan aura rejeki pada tubuh praktisi Q-RAK akan membesar dan menghasilkan pertumbuhan buah status dengan jumlah tak terbatas, lebih dari 1 miliar triliun buah status, sehingga praktisi Q-RAK akan lebih mudah mempengaruhi dan menggerakkan bawah sadar dalam sebuah afirmasi untuk meraih tujuan yang diinginkan. Buah status merupakan level atau tingkatan pada sistem kultivasi.

Labels: apa itu QRAK, aura rejeki, pemrograman bawah sadar, penjelasan tentang QRAK

posted by Pendiri Q-RAK at 8:26 AM
Thursday, August 14, 2008
Tabloid Komunitas Q-Rak




Tabloid Komunitas Q-RAK , berisi informasi mengenai testimoni dan berbagi pengalaman antar praktisi Q-RAK sudah tersedia, dapatkan di tempat Lokakarya Bogor





Labels: Tabloid Komunitas Q-RAK

posted by Pendiri Q-RAK at 7:02 PM
Brosur Lokakarya Reiki Q-RAK












Labels: bio energi, Brosur Q-RAK, brosur qrak, pelatihan reiki, penyembuhan alami, penyembuhan holistik

posted by Pendiri Q-RAK at 6:55 PM
Brosur Lokakarya Q-Rak (2)





Labels: pelatihan reiki, penyembuhan alami, penyembuhan holistik, web: http://www.qrak.org

Q - RAK

Q-RAK adalah salah satu teknik untuk mengakses energi alam semesta dengan metode kultivasi (pemurnian) yang didasarkan pada hukum-hukum kultivasi,
QRAK berfungsi pada level atomic, memiliki energi yang sangat lembut dan berkonsentrasi tinggi, sehingga mencapai level quark atom. Q-RAK sangat berguna untuk penyembuhan dan berlatih kundalini.
Penyembuhan terapi dalam metode Q-RAK adalah khusus, terutama terkait dengan kasus-kasus penyakit tertentu. Bola energi dalam metode Q-RAK juga khusus dan tidak dapat digunakan oleh praktisi reiki dari aliran lain. Q-RAK merupakan teknik revolusioner karena telah mengubah apa yang selama ini telah mendekati mustahil menjadi hal yang bisa diperoleh dalam hitungan menit. Kewaskitaan, salah satunya, merupakan sesuatu yang selama ini telah diyakini hanya dimiliki oleh orang-orang pilihan sebagai anugerah-Nya.
Q-RAK sangat efektif dalam memprogram ulang bawah sadar Anda untuk berbagai keperluan material dan spiritual.
Dengan Q-RAK, berbagai kemampuan dahsyat akan menjadi milik Anda

Pandangan Ulama Ahlu Sunnah tentang Ibnu Taimiyah

Kerancuan berfikir Ibnu taimiyah bahkan oleh kalangan sunni sendiri ditolak. Apalagi Aqidah Ibnu taimiyah yang menganut paham mujasimah, musyabihah, rukyat dan hasyawiyah ordo kuno yang menganut paham Yahudi yang sekarang juga di anut kelompok sunni wahabbi. Diantara ulama yang menolak Ibnu taimiyah adalah sbb :
Al Hafizh Ibnu Hajar (W 852 H) menukil dalam kitab ad-Durar al Kaminah juz I, hlm. 154-155 bahwa para ulama menyebut Ibnu Taimiyah dengan tiga sebutan: Mujassim, Zindiq, Munafiq.
Ibnu Hajar menyatakan; Ibnu Taimiyah menyalahkan sayyidina ‘Umar ibn al Khaththab , “dia menyatakan tentang sayyidina Abu Bakr ash-Shiddiq bahwa beliau masuk Islam di saat tua renta dan tidak menyadari betul apa yang beliau katakan (layaknya seorang pikun). Sayyidina Utsman ibn ‘Affan, masih kata Ibnu Taimiyah- mencintai dan gandrung harta dunia (materialis) dan sayyidina ‘Ali ibn Abi Thalib menurutnya- salah dan menyalahi nash al-Qur’an dalam 17 permasalahan, ‘Ali menurut Ibnu Taimiyah tidak pernah mendapat pertolongan dari Allah ke manapun beliau pergi, dia sangat gandrung dan haus akan kekuasaan dan dia masuk Islam di waktu kecil padahal anak kecil itu Islamnya tidak sah”.
Ibnu Hajar al Haytami (W 974 H) dalam karyanya Hasyiyah al Idlah fi Manasik al Hajj Wa al ‘Umrah li an-Nawawi, hlm. 214 menyatakan tentang
pendapat Ibnu Taimiyah yang mengingkari kesunnahan safar (perjalanan) untuk ziarah ke makam Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam: “Janganlah tertipu dengan pengingkaran Ibnu Taimiyah terhadap kesunnahan ziarah ke makam Rasulullah,karena sesungguhnya ia adalah seorang hamba yang disesatkan oleh Allah seperti dikatakan oleh al ‘Izz ibn Jama’ah. At-Taqiyy as-Subki dengan panjang lebar juga telah membantahnya dalam sebuah tulisan tersendiri. Perkataan Ibnu Taimiyah yang berisi celaan dan penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad ini tidaklah aneh karena dia bahkan telah mencaci Allah, Maha Suci Allah dari perkataan orang-orang kafir dan atheis. Ibnu Taimiyah menisbatkan hal-hal yang tidak layak bagi Allah, ia menyatakan Allah memiliki arah, tangan, kaki, mata (yang merupakan anggota badan) dan hal-hal buruk yang lain. Karenanya, Demi Allah ia telah dikafirkan oleh banyak para ulama, semoga Allah memperlakukannya dengan kedilan-Nya dan tidak menolong pengikutnya yang mendukung dusta-dusta yang dilakukan Ibnu Taimiyah terhadap Syari’at Allah yang mulia ini”.
Pengarang kitab Kifayatul Akhyar SyekhTaqiyy ad-Din al Hushni (W 829 H), setelah menuturkan bahwa para ulama dari empat madzhab menyatakan Ibnu Taimiyah sesat, dalam kitabnya Daf’u Syubah Man Syabbaha Wa tamarrada beliau menyatakan: “Maka dengan demikian, kekufuran Ibnu Taimiyah adalah hal yang disepakati oleh para ulama”.
Adz-Dzahabi (Mantan murid Ibnu Taimiyah) dalam risalahnya Bayan Zaghal al Ilmi wa ath-Thalab, hlm 17 berkata tentang Ibnu Taimiyah: ”Saya sudah lelah mengamati dan menimbang sepak terjangnya (Ibnu Taimiyah), hingga saya merasa bosan setelah bertahun-tahun menelitinya. Hasil yang saya peroleh; ternyata bahwa penyebab tidak sejajarnya Ibnu Taimiyah dengan ulama Syam dan Mesir serta ia dibenci, dihina, didustakan dan dikafirkan oleh penduduk Syam dan Mesir adalah karena ia sombong, terlena oleh diri dan hawa nafsunya (‘ujub), sangat haus dan gandrunguntuk mengepalai dan memimpin para ulama dan sering melecehkan para ulama besar. “
Adz-Dzahabi melanjutkan: “Sesungguhnya apa yang telah menimpa Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya, hanyalah sebagian dari resiko yang harus mereka peroleh, janganlah pembaca ragukan hal ini”. Risalah adz-Dzahabi ini memang benar adanya dan ditulis oleh adz-Dzahabi karena al Hafizh as-Sakhawi (W 902 H) menukil perkataan adz-Dzahabi ini dalam bukunya al I’lan bi at- Taubikh, hlm. 77.
Al Hafizh Abu Sa’id al ‘Ala-i (W 761 H) yang semasa dengan Ibnu Taimiyah juga mencelanya. Abu Hayyan al Andalusi (W 745 H) juga melakukan hal yang sama, sejak membaca pernyataan Ibnu Taimiyah dalam Kitab al ’Arsy yang berbunyi: “Sesungguhnya Allah duduk di atas Kursi dan telah menyisakan tempat kosong di Kursi itu untuk mendudukkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam bersama-Nya”, beliau melaknat Ibnu Taimiyah. Abu Hayyan mengatakan: “Saya melihat sendiri hal itu dalam bukunya dan saya tahu betul tulisan tangannya”. Semua ini dituturkan oleh Imam Abu Hayyan al Andalusi dalam tafsirnya yang berjudul an-Nahr al Maadd min al Bahr al Muhith.. I
Ibnu Taimiyah juga menuturkan keyakinannya bahwa Allah duduk di atas ‘Arsy dalam beberapa kitabnya: Majmu’ al Fatawa, juz IV, hlm. 374, Syarh Hadits an-Nuzul, hlm. 66, Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyyah, juz I , hlm. 262. Keyakinan seperti ini jelas merupakan kekufuran. Termasuk kekufuran Tasybih; yakni menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya
sebagaimana dijelaskan oleh para ulama Ahlussunnah. Ini juga merupakan bukti bahwa pernyataan Ibnu Taimiyah Mutanaaqidl (Pernyataannya sering bertentangan antara satu dengan yang lain). Bagaimana ia mengatakan -suatu saat- bahwa Allah duduk di atas ‘Arsy dan –di saat yang lain- mengatakan Allah duduk di atas Kursi ?!, padahal kursi itu jauh sangat kecil di banding ‘Arsy. Setelah semua yang dikemukakan ini, tentunya tidaklah pantas, terutama bagi orang yang mempunyai pengikut untuk memuji Ibnu Taimiyah karena jika ini dilakukan maka orangorang tersebut akan mengikutinya, dan dari sini akan muncul bahaya yang sangat besar. Karena Ibnu Taimiyah adalah penyebab kasus pengkafiran terhadap orang yang ber-tawassul, beristighatsah dengan Rasulullah dan para Nabi, pengkafiran terhadap orang yang berziarah ke makam Rasulullah, para Nabi serta para Wali untuk ber-tabarruk. Padahal pengkafiran seperti ini belum pernah terjadi sebelum kemunculan Ibnu Taimiyah. Sementara itu, sekarang ini para pengikut Ibnu Taimiyah juga mengkafirkan orangorang yang ber-tawassul dan ber-istighatsah dengan para nabi dan orang-orang yang Saleh, bahkan mereka menamakan Syekh ‘Alawi ibn Abbas al Maliki dengan nama Thaghut Bab as-Salam (ini artinya mereka mengkafirkan Sayyid ‘Alawi), karena beliau -semoga Allah merahmatinya-mengajar di sana, di Bab as-Salam, al Masjid al Haram,
PARA ULAMA, AHLI FIQH DAN PARA QADHI YANG MEMBANTAH IBNU TAIMIYAH
Berikut adalah nama-nama para ulama yang semasa dengan Ibnu Taimiyah (W 728 H) dan berdebat dengannya atau yang hidup setelahnya dan membantah serta menyerang pendapatpendapatnya. Mereka adalah para ulama dari empat madzhab; Syafi’i, Hanafi, Maliki dan Hanbali:
1. Al Qadli al Mufassir Badr ad-din Muhammad bn Ibrahim ibn Jama’ah asy-Syafi’i (W 733H).
2. Al Qadli Muhammad ibn al Hariri al Anshari a Hanafi.
3. Al Qadli Muhammad ibn Abu Bakar al Maliki
4. Al Qadli Ahmad ibn ‘Umar al Maqdisi al Hanbali Dengan fatwa empat Qadli (hakim) dari empat madzhab ini, Ibnu Taimiyah dipenjara
pada tahun 762 H. Peristiwa ini diuraikan dalam ‘Uyun at-Tawarikh karya Ibnu Syakir al Kutubi, Najm al Muhtadi wa Rajm al Mu’tadi
karya Ibn al Mu’allim al Qurasyi.
5. Syekh Shalih ibn Abdillah al Batha-ihi, pimpinan para ulama di Munaybi’ ar-Rifa’i, kemudian menetap di Damaskus dan wafat
tahun 707 H. Beliau adalah salah seorang yang menolak pendapat Ibnu Taimiyah dan membantahnya seperti dijelaskan oleh
Ahmad al-Witri dalam karyanya Raudlah an- Nazhirin wa Khulashah Manaqib ash-Shalihin. Al Hafizh Ibnu Hajar al ‘Asqalani juga
menuturkan biografi Syekh Shalih ini dalam ad-Durar al Kaminah.
6. Syekh Kamal ad-Din Muhammad ibn Abu al Hasan Ali as-Siraj ar-Rifa’i al Qurasyi dalamTuffah al Arwah wa Fattah al Arbah. Beliau ini
semasa dengan Ibnu Taimiyah .
7. Qadli al Qudlah (Hakim Agung) di Mesir; Ahmad ibn Ibrahim as-Surrruji al Hanafi (W710 H) dalam I’tiraadlat ‘Ala Ibn Taimiyah fi ‘Ilm al Kalam.
8. Qadli al Qudlah (Hakim Agung) madzhab Maliki di Mesir; Ali ibn Makhluf (W 718 H). Beliau berkata: “Ibnu Taimiyah berkeyakinan
Tajsim. Dalam madzhab kami, orang yang meyakini ini telah kafir dan wajib dibunuh”. 9. Asy-Syekh al Faqih Ali ibn Ya’qub al Bakri (W
724 H). Ketika Ibnu Taimiyah datang ke Mesir beliau mendatanginya dan mengingkari pendapat-pendapatnya .
10. Al Faqih Syams ad-Din Muhammad ibn ‘Adlan asy-Syafi’i (W 749 H). Beliau mengatakan: “Ibnu Taimiyah berkata; Allah di atas ‘Arsy dengan keberadaan di atas yang sebenarnya, Allah berbicara (berfirman) dengan
huruf dan suara”.
11. Al Hafizh al Mujtahid Taqiyy ad-Din as-Subki (W 756 H) dalam berapa karyanya: – Al I’tibar Bi Baqa al Jannah Wa an-Nar
- Ad-Durrah al Mudliyyah Fi ar-Radd ‘Ala Ibn Taimiyah
- Syifa as-Saqam fi Ziyarah Khairi al Anam
- An-Nazhar al Muhaqqaq fi al Halif Bi ath-Thalaq al Mu’allaq
- Naqd al Ijtima’ Wa al Iftiraq fi Masa-il alAyman wa ath-Thalaq
- at-Tahqiq fi Mas-alah at Ta’liq
- Raf’ asy-Syiqaq ‘An Mas-alah ath-Thalaq.
12. Al Muhaddits al Mufassir al Ushuli al Faqih Muhammad ibn ‘Umar ibn Makki, yang lebih dikenal dengan Ibn al Murahhil asy-Syafi’i (W
716 H) beliau membantah dan menyerang Ibnu Taimiyah.
13. Al Hafizh Abu Sa’id Shalah ad-Din al ‘Ala-i (W. 761 H). Beliau mencela Ibnu Taimiyah seperti dijelaskan dalam:
- Dzakha-ir al Qashr fi Tarajim Nubala al ‘Ashr, hlm .32-33, buah karya Ibnu Thulun.
- Ahadits Ziyarah Qabr an-Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam.
14. Qadli al Qudlah (Hakim Agung) di al Madinah al Munawwarah; Abu Abdillah Muhammad ibn Musallam ibn Malik ash-Shalihi al Hanbali (W 762 H).
15. Syekh Ahmad ibn Yahya al Kullabi al Halabi yang lebih dikenal dengan Ibn Jahbal (W 733 H). Beliau semasa dengan Ibnu Taimiyah dan
menulis sebuah risalah untuk membantahnya, berjudul Risalah fi Nafyi al Jihah, yakni menafikan Jihah (arah) bagi Allah.
16. Al Qadli Kamal ad-Din ibn az-Zumallakani (W 727 H). Beliau mendebat Ibnu Taimiyah dan menyerangnya dengan menulis dua risalah bantahan tentang masalah talak dan ziarah ke makam Rasulullah.
17. Al Qadli Kamal Shafiyy ad-Din al Hindi (W715 H), beliau mendebat Ibnu Taimiyah.
18. Al Faqih al Muhaddits ‘Ali ibn Muhammad al Bajiyy asy-Syafi’i (W 714 H). Beliau mendebat Ibnu Taimiyah dalam empat belas majelis dan
berhasil membungkamnya.
19. Al Mu-arrikh al Faqih al Mutakallim al Fakhr Ibn al Mu’allim al Qurasyi (W 725 H) dalam karyanya Najm al Muhtadi wa Rajm al Mu’tadi.
20. Al Faqih Muhammad ibn ‘Ali ibn ‘Ali al Mazini ad-Dahhan ad-Dimasyqi (W 721 H) dalam dua risalahnya:
- Risalah fi ar-Radd ‘Ala Ibn Taimiyah fi Masalahath-Thalaq.
- Risalah fi ar-Radd ‘Ala Ibn Taimiyah fi Masalah az-Ziyarah.
21. Al Faqih Abu al Qasim Ahmad ibn Muhammad asy-Syirazi (W 733 H) dalam karyanya Risalah fi ar-Radd ‘Ala ibn Taimiyah..
22. Al Faqih al Muhaddits Jalal ad-Din Muhammad al Qazwini asy-Syafi’i (W 739 H)
23. Surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Sultan Ibnu Qalawun (W 741 H) untuk memenjarakannya.
24. Al Hafizh adz-Dzahabi (W 748 H). Ia semasa dengan Ibnu Taimiyah dan membantahnya dalam dua risalahnya : – Bayan Zaghal al ‘Ilm wa ath-Thalab. – An-Nashihah adz-Dzahabiyyah
25. Al Mufassir Abu Hayyan al Andalusi (W 745 H) dalam Tafsirnya: An-Nahr al Maadd Min al Bahr al Muhith.
26. Syekh ‘Afif ad-Din Abdullah ibn As’ad al Yafi’i al Yamani al Makki (W 768 H).
28. Al Faqih Taj ad-Din as-Subki (W 771 H) dalam karyanya Thabaqat asy-Syafi’iyyah alKubra.
29. Al Muarrikh Ibnu Syakir al Kutubi (W 764H); murid Ibnu Taimiyah dalam karyanya :‘Uyun at-Tawarikh.
30. Syekh ‘Umar ibn Abu al Yaman al Lakhami al Fakihi al Maliki (W 734 H) dalam at-Tuhfah al Mukhtarah Fi ar-Radd ‘Ala Munkir az-Ziyarah.
31. Al Qadli Muhammad as-Sa’di al Mishri al Akhna-i (W 750 H) dalam al Maqalah al Mardhiyyah fi ar-Radd ‘Ala Man Yunkir az- Ziyarah al-Muhammadiyyah. Buku ini dicetak dalam satu rangkaian dengan Al-Barahin as- Sathi’ah karya Al ’Azami.
32. Syekh Isa az-Zawawi al Maliki (W 743 H) dalam Risalah fi Mas-alah ath- Thalaq
33. Syekh Ahmad ibn Utsman at-Turkamani al- Juzajani al Hanafi (W 744 H) dalam al Abhatsal Jaliyyah fi ar-Radd ‘Ala Ibn Taimiyah.
34. Al Hafizh Abd ar-Rahman ibn Ahmad, yang terkenal dengan Ibnu Rajab al Hanbali (W 795 H) dalam : Bayan Musykil al Ahadits al Waridah fi Anna ath-Thalaq ats-Tsalats Wahidah.
35. Al Hafizh Ibnu Hajar al ‘Asqalani (W 852 H) dalam beberapa karyanya: – Ad-Durar al Kaminah fi A’yan al Mi-ah ats-Tsaminah – Lisan al Mizan – Fath al Bari Syarh Shahih al Bukhari – Al Isyarah Bi Thuruq Hadits az-Ziyarah
36. Al Hafizh Waliyy ad-Din al ‘Iraqi (W 826 H) dalam al Ajwibah al Mardliyyah fi ar-Radd ‘Ala al As-ilah al Makkiyyah.
37. Al Faqih al Mu-arrikh Ibn Qadli Syuhbah asy- Syafi’i (W 851 H) dalam Tarikh Ibn Qadli Syuhbah .
38. Al Faqih Abu Bakr al Hushni (W 829 H) dalam Karyanya Daf’u Syubah Man Syabbaha Wa Tamarrada Wa Nasaba Dzalika Ila al Imam Ahmad.
39. Pimpinan para ulama seluruh Afrika, Abu Abdillah ibn ‘Arafah at-Tunisi al Maliki (W 803 H).
40. Al ‘Allamah ‘Ala ad-Din al Bukhari al Hanafi (W 841 H). Beliau mengkafirkan Ibnu Taimiyah dan orang yang menyebutnya Syekh al Islam1. Artinya orang yang menyebutnya dengan julukan Syekh al Islam, sementara ia tahu perkataan dan pendapat-pendapat kufurnya. Hal ini dituturkan oleh Al Hafizh as-Sakhawi dalam Adl-Dlau Al Lami’.
41. Syekh Muhammad ibn Ahmad Hamid ad-Din al Farghani ad-Dimasyqi al Hanafi (W867 H) dalam risalahnya Ar-Radd ‘Ala Ibnu
42. Syekh Ahmad Zurruq al Fasi al Maliki (W899 H) dalam Syarh Hizb al Bahr.
43. Al Hafizh as-Sakhawi (W 902 H) dalam Al I’lan Bi at-Taubikh liman Dzamma at-Tarikh.
44. Ahmad ibn Muhammad Yang dikenal denganIbnu Abd as-Salam al Mishri (W 931 H) dalam al Qaul an-Nashir fi Raddi Khabath ‘Ali ibn Nashir.
45. Al ‘Alim Ahmad ibn Muhammad al Khawarizmi ad-Dimasyqi yang dikenal dengan Ibnu Qira (W 968 H), beliau mencela Ibnu Taimiyah.
46. al Bayyadli al Hanafi (W 1098 H) dalam Isyarat al Maram Min ‘Ibarat al Imam.
47. Syekh Ahmad ibn Muhammad al Witri (W 980 H) dalam Raudlah an- Nazhirin WaKhulashah Manaqib ash- Shalihin.
48. Syekh Ibnu Hajar al Haytami (W 974 H)dalam karya-karyanya; – Al Fatawi al Haditsiyyah – Al Jawhar al Munazhzham fi Ziyarah al Qabr alMu’azhzham – Hasyiyah al Idhah fi Manasik al Hajj


sumber : klik disini

Salafi Wahabi Digugat Para Ulama dan Kaum Muslimin Sedunia

Salafi Wahabi Digugat Para Ulama dan Kaum Muslimin Sedunia

Berikut ini adalah sebuah buku terbaru karya Syaikh Idahram yang menyorot secara tajam kepada Salafy Wahabi. Sehingga buku ini membuat semakin jelas apa dan siapa sekte Wahabi itu. Buku ini adalah salah satu buku trilogi tentang Salafy Wahabi. Dua buku yang telah terbit dan beredar sebelumnya adalah: “Sejarah Berdarah Sekte Salafy Wahabi” dan “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafl Wahabi ini mengungkap terselubungnya tipudaya Salafy Wahabi yang samar-samar menjadi jelas dengan bukti-bukti yang bersumber dari kitab-kitab Wahabi itu sendiri. Mari kita simak sinopsis dari buku: “Ulama Sejagad Menggugat Salafy Wahabi”berikut ini….


Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi

Oleh: Syaikh Idahram
Penerbit: Pustaka Pesantren
Harga: Rp. 60.000,-
Tebal: 340 Hal.
“Buku ini merupakan sumbangsih tak terhingga dalam memperkaya peta dialektika pemikiran bagi umat Islam Indonesia”. (KH. Munzir Tamam, M.A., Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prov. DKI Jakarta)
“Saya rasa, rumah-rumah setiap muslim perlu dihiasi dengan buku penting seperti ini, agar anak-anak mereka juga turut membacanya, untuk membentengi mereka dengan pemahaman yang lurus.” (Ust. H. Muhammad Arifin llham, Pimpinan Majelis Zikir az-Zikra)
“Mereka mengubah nama Wahabi menjadi Salafi untuk mengelabui umat Islam… juga, agar mereka merasa aman dan nyaman dari sorotan masyarakat dalam menyebarkan dakwahnya…”(Prof. Dr. Ali Gomaa, ulama besar Al-Azhar sekaligus mufti Mesir)
“Al-Albani tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menetapkan nilai suatu hadis, baik shahih ataupun dhaif. la telah mengubah hadis-hadis dengan sesuatu yang tidak boleh menurut ulama hadis…” (Al-Muhaddits Prof. Dr. Abdullah al-Ghimari, Guru Besar llmu Hadis di universitas-univesitas Maroko).
“Maaf, mereka hanya menjadi bencana bagi sunnah dan fitnah bagi Islam secara keseluruhan. Pada kenyataannya, sesungguhnya penyakit-penyakit jiwa ada pada mereka yang sangat fanatik itu…” (Prof. Dr. Muhammad al-Ghazali, dai internasional terkemuka di Timur Tengah asal Mesir)
Di antara ciri sekte Salafi Wahabi yang paling menonjol adalah klaim kebenaran yang mereka sematkan kepada Salafi Wahabi golongan mereka sendiri. Demi menjaga klaim tersebut, apa pun mereka lakukan, termasuk menyerang segala pemahaman yang tidak sejalan. Tak aneh jika kemudiandakwah Salafi Wahabi ditentang di mana-mana, digugat oleh para ulamadi setiap masa.
Buku ini memaparkan, secara ringkas dan cerdas berbagai kerancuan dan penyimpangan tokoh-tokoh utama sekte Salafi Wahabi, berikut gugatan para ulama terkemuka Ahlussunnah wal Jama’ah dari berbagai mazhab, dari berbagai generasi, berbagai belahan dunia, dan berbagai bidang keilmuan yang berbeda.
Biodata Penulis
Syaikh Idahram adalah pemerhati gerakan-gerakan Islam, lahir di Tanah Jawa, pada tahun I970-an. Ketertarikannya terhadap fenomena Salafi Wahabiterpupuk sejak ia melanglang buana dan belajar ke Timur Tengah, bertalaqqi kepada para masyayikh di sana dan berdiskusi dengan para ustadz.
Dalam upaya pencariannya itu, penulis pernah menjadi anggota organisasi Muhammadiyah beberapa tahun, aktif dalam liqa’ PKS (Partai Keadilan Sejahtera) selama 4 tahun, pengurus kajian Hizbut Tahrir selama 2 tahun, pejabat teras ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), hingga akhirnya berlabuh dan basah kuyup dalam tasawuf dengan berbai’at kepada seorang syaikh.
Maraknya gerakan Islam garis keras di Indonesia, serta dorongan dari berbagai pihak, membuat dirinya memutuskan untuk menuliskan apa yang diamatihttp://www.blogger.com/img/blank.gifnya selama ini tentang Salafi Wahabi. Ia sempahttp://www.blogger.com/img/blank.gift ragu http://www.blogger.com/img/blank.gifketika beberapa kawan mengingatkannya tentang teror yang kerap kali terjadi terhadap para pengkritik faham ini. Akan tetapi, atas rekomendasi dari para masyayikh, penulis akhirnya memutuskan untuk tetap menuliskan penelitiannya dengan menyiasati penggunaan nama pena, yaitu Syaikh Idahram.
Buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafl Wahabi ini hadir sebagai titik kulminasi dari rasa prihatin penulis terhadap persatuan dan ukhuwah umat Islam yang saat ini sangat meradang dan hanya tinggal wacana. Dia mencoba berpikir keras, dari mana persatuan umat ini harus dimulai. Hingga akhirnya, pencarian dan penelitian yang dilakukannya selama 9 tahun, mulai 2001 s.d. 2010, membuahkan buku sederhana di tangan pembaca ini.

sumber : klik disini